Indahnya senja membuat lupa bahwa bahagia itu sementara.
Sebelum kau sadar bahwa sebentar lagi, Malam akan merampasnya.
Bahkan, seindah apapun kau rangkai kata-kata tentangnya, tidak merubah kenyataan bahwa ada kepahitan di dalamnya.
Kita semua adalah insan yang rapuh.
Yang akan mudah jatuh ketika hatinya disentuh.
Dan yang ingin kuberitahu adalah, bahwasannya di tempat yang rapuh itu, Dia telah berlabuh.
Dia itu seperti Senja.
Bukan karena Indahnya sementara, tetapi karena seakan diri ini tidak bisa memiliki sepenuhnya.
Seperti malam yang mengambilnya, atau seperti siang yang menyembunyikannya.
Yang harus menunggu, untuk bisa menikmati pesonanya.
Rasa takut terkadang menembus sampai ke tulang.
Yang ketika rasa itu datang, gemetarnya tak bisa hilang.
Membuat batinmu berperang, bahkan sampai sekarang.
Rasa itu juga yang membuatmu tenggelam dalam diam.
Terombang-ambing di sebuah lautan tanpa air garam.
Ditemani perasaan mencekam, terlarut dalam kehidupan yang suram.
Kadang sesuatu itu sulit untuk dimengerti.
Seperti tulisan ini, yang hanya aku yang bisa memahami.
Tapi bukan berarti kau tidak bisa menemukan arti.
Dari rangkaian kata itu, semoga tersampaikan perasaan ini.
Sebelum kau sadar bahwa sebentar lagi, Malam akan merampasnya.
Bahkan, seindah apapun kau rangkai kata-kata tentangnya, tidak merubah kenyataan bahwa ada kepahitan di dalamnya.
Kita semua adalah insan yang rapuh.
Yang akan mudah jatuh ketika hatinya disentuh.
Dan yang ingin kuberitahu adalah, bahwasannya di tempat yang rapuh itu, Dia telah berlabuh.
Dia itu seperti Senja.
Bukan karena Indahnya sementara, tetapi karena seakan diri ini tidak bisa memiliki sepenuhnya.
Seperti malam yang mengambilnya, atau seperti siang yang menyembunyikannya.
Yang harus menunggu, untuk bisa menikmati pesonanya.
Rasa takut terkadang menembus sampai ke tulang.
Yang ketika rasa itu datang, gemetarnya tak bisa hilang.
Membuat batinmu berperang, bahkan sampai sekarang.
Rasa itu juga yang membuatmu tenggelam dalam diam.
Terombang-ambing di sebuah lautan tanpa air garam.
Ditemani perasaan mencekam, terlarut dalam kehidupan yang suram.
Kadang sesuatu itu sulit untuk dimengerti.
Seperti tulisan ini, yang hanya aku yang bisa memahami.
Tapi bukan berarti kau tidak bisa menemukan arti.
Dari rangkaian kata itu, semoga tersampaikan perasaan ini.

0 Response to "Todokanai Omoi"
Posting Komentar